Integrasi Filsafat Ilmu Alam, Filsafat Ilmu Sosial, dan Pendidikan Agama Islam: Suatu Tinjauan Epistemologis dalam Perspektif Filsafat Ilmu Kontemporer

Authors

  • Rifka Haida Rahma Institut Darul Qur’an (IDAQU) Payakumbuh
  • Ridha Ahida UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Nur Hasanah STAIN Mandailing Natal
  • Herdianto Herdianto STIT YPI Al Yaqin Muaro Sijunjung

DOI:

https://doi.org/10.55849/attasyrih.v11i2.390

Keywords:

Filsafat Ilmu Alam, Filsafat Ilmu Sosial, Pendidikan Agama Islam, Epistemologi, Integrasi Keilmuan

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi filsafat ilmu alam, filsafat ilmu sosial, dan pendidikan agama Islam dalam perspektif epistemologi kontemporer sebagai upaya membangun paradigma keilmuan yang holistik dan inklusif. Latar belakang kajian ini berangkat dari persoalan dikotomi ilmu yang masih kuat dalam sistem pendidikan Islam, yang menyebabkan fragmentasi pengetahuan dan kurangnya relevansi dengan kebutuhan masyarakat modern. Melalui penelitian berbasis kajian pustaka dengan pendekatan hermeneutika filosofis dan analisis komparatif, artikel ini berusaha merumuskan model integrasi epistemologis yang mampu menyatukan dimensi empiris, interpretatif, dan normatif-transendental. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat ilmu alam, dengan ciri empiris-positivistik, telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan teknologi dan sains, namun cenderung reduksionis. Filsafat ilmu sosial menghadirkan pemahaman interpretatif terhadap realitas manusia dan masyarakat, tetapi sering menghadapi kendala objektivitas. Pendidikan agama Islam melengkapi keduanya dengan menghadirkan dimensi wahyu yang bersifat normatif dan spiritual. Integrasi ketiga ranah ini melahirkan paradigma baru yang menempatkan wahyu, akal, dan pengalaman empiris dalam posisi saling melengkapi. Secara epistemologis, integrasi ini menawarkan solusi terhadap krisis dikotomi ilmu; secara pedagogis, ia membuka ruang bagi kurikulum yang lebih holistik dan relevan; secara sosiologis, ia memperkuat kemampuan umat Islam dalam menghadapi pluralitas dan tantangan globalisasi. Dengan demikian, integrasi filsafat ilmu alam, filsafat ilmu sosial, dan pendidikan agama Islam merupakan agenda strategis dalam membangun pendidikan Islam kontemporer yang humanis, transformatif, dan berorientasi pada pembentukan insan kamil.

References

Abdullah, M. A. (2015). Pendekatan multidisiplin dalam Studi Keislaman di Perguruan Tinggi: Paradigma Integrasi-Interkoneksi Keilmuan. Seminar “Kondisi Dan Prospek Kemampuan Pendidikan Tinggi Mengembangkan Ilmu Pengetahuan.”

Abdullah, M. A. (2017). Islamic Studies in Higher Education in Indonesia: Challenges, impact and prospects for the world community. Al-Jami’ah, 55(2), 391–426. https://doi.org/10.14421/ajis.2017.552.391-426

Al-Attas, S. M. N. (1995). Prolegomena to the metaphysics of Islam: An exposition of the fundamental elements of the worldview of Islam. International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).

Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of knowledge: General principles and workplan. International Institute of Islamic Thought (IIIT).

al-Ghazali, & Field, C. (Translator). (2005). The alchemy of happiness. Kazi Publications.

Alatas, S. F. (2006). Alternative discourses in Asian social science: Responses to Eurocentrism. SAGE Publications.

Amin Abdullah, M., Nasution, K., Asegaf, A. R., Machali, I., Asifudin, A. J., Widodo, S. A., Musthofa, T., Ghafur, W. A., & Nurjanah. (2014). Implementasi Pendekatan Integratif-Interkonektif dalam Kajian Pendidikan Islam (H. Maragustam (ed.)). Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/20032/

Azra, A. (2012). Islam in the Indonesian world: An account of institutional formation. Mizan.

Bagir, Z. A. (2005). Integrasi Ilmu dan Agama: Interpretasi dan Aksi. Mizan.

Bakar, O. (1991). Classification of knowledge in Islam. Islamic Texts Society.

Bhaskar, R. (2008). A realist theory of science. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203090732

Biesta, G. (2015). The beautiful risk of education. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315634319

Chalmers, A. (2013). What is this thing called science? (4th ed.). Hackett.

Chittick, W. C. (1989). The Sufi path of knowledge: Ibn al-?Arabi’s metaphysics of imagination. SUNY Press.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th (ed.)). SAGE Publications.

Fairclough, N. (2010). Critical discourse analysis: The critical study of language (2nd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315834368

Gadamer, H.-G. (2013). Truth and method (2nd rev. e). Bloomsbury Academic.

Giddens, A. (1993). New rules of sociological method (2nd ed.). Stanford University Press.

Habermas, J. (1984). The theory of communicative action: Reason and the rationalization of society. Beacon Press.

Hjorland, B. (2002). Domain analysis in information science: Eleven approaches?traditional as well as innovative. Journal of Documentation, 58(4), 422–462. https://doi.org/10.1108/00220410210431136

Khaldun, I., & Rosenthal, F. (1967). The Muqaddimah: An introduction to history. Princeton University Press.

Kuhn, T. S. (2012). The structure of scientific revolutions (4th ed.). University of Chicago Press.

Kuntowijoyo. (2007). Islam sebagai ilmu: Epistemologi, metodologi, dan etika. Tiara Wacana.

Nasr, S. H. (1993). A young Muslim’s guide to the modern world. Kazi Publications.

Nasr, S. H. (2007). Islam and the problem of modern science. Islamic Book Trust.

Nicolescu, B. (2002). Manifesto of transdisciplinarity. SUNY Press.

Nowotny, H., Scott, P., & Gibbons, M. (2001). Re-thinking science: Knowledge and the public in an age of uncertainty. Polity Press.

Popper, K. (2002). The logic of scientific discovery. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203994627

Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.

Sardar, Z. (1989). Explorations in Islamic science. Mansell.

Sardar, Z. (2011). Reading the Qur?an: The contemporary relevance of the sacred text of Islam. Oxford University Press.

Suprayogo, I. (2020). Tantangan integrasi ilmu di perguruan tinggi Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 9(3), 200–215. https://doi.org/10.14421/jpi.2020.093.200-215

Weber, M. (2011). Methodology of social sciences. In E. A. Shils & H. A. Finch (Trans.). Transaction.

Downloads

Published

2025-12-07

How to Cite

Rahma, R. H., Ahida, R., Hasanah, N., & Herdianto, H. (2025). Integrasi Filsafat Ilmu Alam, Filsafat Ilmu Sosial, dan Pendidikan Agama Islam: Suatu Tinjauan Epistemologis dalam Perspektif Filsafat Ilmu Kontemporer. At-Tasyrih: Jurnal Pendidikan Dan Hukum Islam, 11(2), 308–318. https://doi.org/10.55849/attasyrih.v11i2.390