Istighasah sebagai Tradisi Spiritual dan Solidaritas Sosial Umat Islam: Studi Lapangan di Masyarakat Bakeong
DOI:
https://doi.org/10.55849/attasyrih.v12i1.482Keywords:
Istighasah, tradisi keagamaan Islam, spiritualitas, solidaritas sosial, masyarakat BakeongAbstract
Istighasah merupakan salah satu tradisi keagamaan yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Muslim Indonesia dan memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Praktik ini tidak hanya dipahami sebagai kegiatan doa dan dzikir bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT., tetapi juga berfungsi sebagai sarana memperkuat hubungan sosial dalam komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik istighasah sebagai tradisi spiritual serta perannya dalam membangun solidaritas sosial masyarakat Muslim melalui studi lapangan di masyarakat Bakeong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap pelaksanaan istighasah, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah istighasah, serta dokumentasi kegiatan keagamaan yang relevan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa istighasah di masyarakat Bakeong memiliki makna spiritual yang kuat sebagai media mendekatkan diri kepada Allah SWT., memperkuat kesadaran religius kolektif, serta menumbuhkan sikap tawakkal, kesabaran, dan harapan terhadap pertolongan Ilahi. Selain itu, istighasah juga berfungsi sebagai ruang sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat tanpa sekat sosial, sehingga mampu mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas sosial. Melalui kegiatan ini, terbangun komunikasi sosial, kepedulian kolektif, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa istighasah berperan sebagai media integrasi antara nilai-nilai ajaran Islam dan kearifan lokal yang berkembang dalam masyarakat Bakeong. Dengan demikian, istighasah tidak hanya menjadi praktik ritual keagamaan, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme sosial yang menjaga harmoni, kohesi, dan stabilitas kehidupan masyarakat
References
Akilah, U., Safi’e, M., Rahmatullah, I., Fadlan, M. A., & Shobahiyah, Q. (2025). Konektivitas Budaya Dengan Jiwa Keagamaan. Kramantara JS.
Astuti, H. J. P. (2017). Islam Nusantara: Sebuah argumentasi beragama dalam bingkai kultural. INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication), 2(1). https://doi.org/10.18326/inject.v2i1.27-52
Badriyah, M. (2023). Implementasi Moderasi Beragama Di Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri (Dalam Perspektif Solidaritas Emile Durkheim) (Doctoral dissertation, IAIN Kediri).
Burhanudin, Burhanudin (2023) Resepsi Fungsional Kegiatan Dzikir Istighotsah Di Desa Datar Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang. Skripsi thesis, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.
Dinda setyani, & Masyithoh, S. (2024). Kepatuhan Beragama dan Interaksi Sosial Dalam Masyarakat Islam. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 60–69. https://doi.org/10.61104/ihsan.v2i2.159
Farhana, A. S. (2025). Revitalisasi Spiritualitas Muslim melalui Nilai-nilai Penduduk Surga: Studi Atas QS. Al-Mu’minun Ayat 1–11 dalam Tafsir al-Misbah. An-Nidzam: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam, 12(2). https://doi.org/10.33507/an-nidzam.v12i2.3000
Fatimah, S. A. (2019). Internalisasi nilai-nilai spiritual pada peserta didik dalam budaya keagamaan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tulungagung (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Fitriyah, I. L. (2022). Strategi Komunikasi Muslimat Nahdlatul Ulama Dalam Mempertahankan Jamaah Istighosah Di Kabupaten Dharmasraya Pada Masa Pandemi (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).
Hafsah, M. (2022). SYAIKH Abdul Malik: Biografi Dan Perannya Terhadap Masyarakat Di Desa Kedung Paruk Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas (1881-1980 M) (Doctoral dissertation, UIN Prof. KH Saifuddin Zuhri).
Ifadah, L., Arifah, Z., & Nashihin, H. (2024). Strategi Penguatan Ukhuwwah Basyariyah Untuk Memperkokoh Kerukunan Sosial Di Desa Purwodadi, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung. AHDÃF: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2). https://doi.org/10.47766/ahdf.v2i2.3360
Kaco, S. (2020). Fiqh lokalitas: Integrasi hukum Islam dan budaya lokal (Studi pemikiran hukum kontekstual Abdurrahman Wahid). J-Alif: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam, 4(1). http://dx.doi.org/10.35329/jalif.v4i1.536
Kurniawan, L. (2024). Penerapan Analisis SWOT Jangka Pendek pada Pesantren Udara 14.2690 MHz. Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram, 2(1), 117–140. https://doi.org/10.55372/tanzhim.v2i1.22
Lubis, H. R. (2017). Sosiologi agama: Memahami perkembangan agama dalam interaksi Islam. Kencana.
Mulyono, A. (2025). Komunikasi dakwah dalam mengembangkan spiritualitas dan kepedulian sosial masyarakat melalui kegiatan istighosah YAMISDA di desa Sangkanjoyo Kajen Pekalongan (Doctoral dissertation, UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan).
Munjayanah, E. (2024). Pelaksanaan istighasah dalam menangani stres ketika menghafal al-qur’an (studi kasus santri pondok pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Bojong Pekalongan) (Doctoral dissertation, UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan).
Rohani Andika Sari Hutabalian, Ebenezer Nainggolan, Wantry Novita Tampubolon, Dewi Sinamo, & Perlin Zebua. (2024). Kontribusi Ajaran Agama Islam Terhadap Penguatan Solidaritas Dan Toleransi Sosial Di Tarutung. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 1329–1337. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1734
Rubaidi, R. (2009). Desakralisasi tradisi keagamaan: studi tentang perubahan makna simbolik Istighosah di Jawa Timur. Millah Jurnal Studi Agama, 8(2). https://doi.org/10.20885/millah.vol8.iss2.art8
Rutab, U. I. (2014). Makna Ritual Istighosah Yamisda Bagi Masyarakat Islam (Studi Kasus di Makam Syekh Ihsan Bin Muhammad Dahlan Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri) (Doctoral dissertation, IAIN Kediri).
Satria, A. C. (2023). Peran Istighosah Dalam Meningkatkan Spiritualiatas Pemuda (Studi Kasus Pemuda Desa Kalianyar Kecamatan Ngronggot) (Doctoral dissertation, IAIN Kediri).
Siregar, B. A., Siagian, M. T. N., & Ulya, B. (2024). Peran Pondok Pesantren dalam Melestarikan Al-Barzanji di Pondok Pesantren Irsyadul Islamiyah Tanjung Medan. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(4), 621-636.. https://doi.org/10.69896/modeling.v11i4.2784
Supriadin, I., & Pababari, M. (2024). Dialektika dan Proses Inkulturasi Agama dan Budaya Lokal di Indonesia. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 16(2), 226-235. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v16i2.3330
Syabaniah, N. F., Ilham, F. M., Herliani, L., Latifah, H. N., & Amirudin, J. Implementasi Konsep Trilogi Iman, Islam, dan Ihsan Pada Masa Modernisasi. Advances In Education Journal , 1(2). https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/75
Syihabuddin, M., Manggala, K., Ansharah, I. I., & Nurkholisoh, S. (2024). The Scientific Integration Of Sociology In Islamic Studies: A Theoretical And Applicative Analysis. Al-Masail: Journal of Islamic Studies, 2(1), 35–46. https://doi.org/10.61677/al-masail.v2i1.202
Wawancara dengan warga pada tanggal 02 Januari 2026
Yuwono, D. B. (2015). Memaknai Tradisi Istighosah Pasca Perusakan Makam Ndoro Purbo Di Yogyakarta. Analisa Journal of Social Science and Religion, 22(2). https://doi.org/10.18784/analisa.v22i2.214
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ach Baidlawi Bukhari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





















