Tradisi Momposop dalam Pernikahan Suku Saluan: Simbol, Religiusitas, dan Integrasi Nilai Islam
DOI:
https://doi.org/10.55849/attasyrih.v11i2.509Keywords:
Tradisi Momposop, lived religion, budaya lokal, Suku Saluan, ritual pernikahan adatAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian tradisi pernikahan lokal sebagai ruang pewarisan nilai budaya dan religius di tengah arus modernisasi. Salah satu tradisi yang masih dipertahankan adalah Momposop, yaitu ritual adat dalam pernikahan Suku Saluan di Desa Balaigondi, Kabupaten Banggai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan tradisi Momposop serta menganalisis nilai-nilai Islam yang tercermin di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memahami makna simbolik, praktik sosial, serta keterlibatan tokoh adat dan tokoh agama dalam ritual tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Momposop merupakan tradisi yang sarat makna simbolik dan religius. Simbol-simbol seperti beras kunyit, kain, payung, dan perlengkapan ritual lainnya merepresentasikan nilai keberkahan, kesucian, perlindungan, dan tanggung jawab moral. Nilai-nilai Islam juga tampak dalam doa, bahasa ritus, niat suci, serta peran tokoh agama yang memberi legitimasi spiritual terhadap prosesi adat. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa tradisi Momposop merupakan bentuk harmonisasi antara adat dan Islam yang mencerminkan lived religion dalam kehidupan masyarakat Saluan. Temuan ini menegaskan pentingnya pelestarian tradisi lokal sebagai media pendidikan nilai keagamaan, penguatan identitas budaya, dan pengembangan kajian Islam dalam konteks masyarakat multikultural.
References
Agustini, A., Setiawan, K., & Hikmah, S. N. (2024). Analisis Makna Semiotika Roland Barthes Dalam Upacara Lengser Mapag Panganten Pada Pernikahan Adat Sunda. Jurnal Komunikasi Universitas Garut Hasil Pemikiran Dan Penelitian, 10(2), 393–407. https://doi.org/10.52434/jk.v10i2.41735
Al-Pansori, Muh. J., & Syahidi, K. (2024). Integrasi Nilai Agama Dalam Tradisi Sasak: Studi Etnopedagogik Pada Masyarakat Lombok. Kasta Jurnal Ilmu Sosial Agama Budaya Dan Terapan, 4(2), 80–90. https://doi.org/10.58218/kasta.v4i2.1372
Anggraini, M. (2025). Adat Mandi Tolak Balak (BEPAPAI) Pada Calon Pengantin Suku Banjar Kuala Tungkal. Journal of Education Research, 6(4), 784–790. https://doi.org/10.37985/jer.v6i4.2062
Asrawijaya, E. (2022). Harmonization Between Customs and Islam in the Jalawastu Community. Journal of Indonesian Islam, 16(2), 378. https://doi.org/10.15642/jiis.2022.16.2.378-398
Azzahra, L., Ardiansyah, R., Kurniasih, L., Nafiza, B., Habibah, A., & Yusnaldi, E. (2024). Toleransi Keanekaragamanbudaya Dan Suku Bangsa. Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati, 5(1), 98–103. https://doi.org/10.55943/jipmukjt.v5i1.202
Baits, A. (2024). Pemikiran Sayyid Ja’far Al-Barzanji: Pengaruhnya Terhadap Tradisi Keagamaan Dan Budaya Islam Di Indonesia. M-Jpi, 6(1), 107–118. https://doi.org/10.64367/m-jpi.v6i1.18
Cantika, V. M., Hernawan, A. H., & Dewi, L. (2024). Pendidikan Masyarakat Adat Dalam Kerangka Kurikulum Indonesia. Ideguru Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 682–690. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1600
Darwis, R. (2025). Harmony in the Home: The Meaning of Mappasikarawa From an Islamic Law Perspective. Jurnal Ar-Risalah?: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(2), 1–13. https://doi.org/10.30863/arrisalah.v5i2.5938
Dora, N., Khairani, N., Harahap, M. N., & Fitria, M. (2024). Makna Dan Filosofi Tuor Dalam Upacara Pernikahan Adat Batak Mandailing. Pendis, 3(2). https://doi.org/10.61721/pendis.v3i2.510
Dwipayana, A. A. P., & Sartini, S. (2023). Makna Perubahan Identitas Desa Adat Di Tengah Pembangunan Pariwisata Budaya Di Bali. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 12(2), 322–331. https://doi.org/10.23887/jish.v12i2.63417
Fadhilah, N. (2024). Dinamika Identitas Budaya Dalam Masyarakat Multikultural: Sebuah Studi Kasus Di Kota Jambi. Sj, 1(2), 12–16. https://doi.org/10.62872/h2088e95
Firmansyah, G., Asiyah, M. R., Nadila, P., & Hasanah, P. D. (2023). Implementasi Hukum Adat Dalam Prosesi Perkawinan Adat Minangkabau. Ulr, 1(1). https://doi.org/10.25134/ulr.v1i1.13
Gunaepi, A., Idi, A., & Bianda, R. (2023). Simbol Dan Makna Upacara Ngeuyeuk Seureuh Dalam Pernikahan Adat Sunda. Al-Tsaqafa Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 20(1), 68–77. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v20i1.23432
Heridianto, H. (2025). Exploring the Value of Mutual Cooperation in Religious Celebrations: A Case Study of the Celebration Maulid Nabi Muhammad SAW. Ijois Indonesian Journal of Islamic Studies, 6(1), 7–12. https://doi.org/10.59525/ijois.v6i1.599
Hermawati, U., Miharja, D., & Qodim, H. (2024). The Rajah Tradition: Cultural Identity and Spiritual Practices Within an Islamic Context. Subhasita Journal of Buddhist and Religious Studies, 2(1), 29–42. https://doi.org/10.53417/subhasita.131
Husen, K., & Husni, M. (2025). Peran Pesantren Dalam Meneguhkan Identitas Budaya Indonesia Di Tengah Arus Modernisasi. Jurnal Ihsan Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 387–397. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i1.847
Ihsan, I., Sapriya, S., Malihah, E., Fitriasari, S., & Pramita, R. A. (2025). Perkuatan Toleransi Mahasiswa Melalui Integrasi Nilai Adat Moi Sorong Papua Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 10(1), 183–193. https://doi.org/10.21067/jmk.v10i1.11528
Indryani, D. A., Martha, N., & Kurniawati, K. (2025). Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat: Dhaup Ageng Sebagai Bentuk Pelestarian Budaya. Mozaik Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 16(1), 82–104. https://doi.org/10.21831/mozaik.v16i1.78906
Irnawati, N., & Syafniati, S. (2025). Bentuk Penyajian Pasambahan Maanta Marapulai Dalam Upacara Pernikahan Di Nagari Balingka Kecamatan Iv Koto Kabupaten Agam. Ezra Science Bulletin, 3(1), 621–627. https://doi.org/10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.283
Karimah, N., & Wediyantoro, P. L. (2025). Semiotics of Ritual: Cultural Meaning in Javanese Traditional Wedding Symbols. Enjourme (English Journal of Merdeka), 10(1), 101–109. https://doi.org/10.26905/enjourme.v10i1.15870
Lestary, A., Naldo, J., & Yasmin, N. (2024). Kembar Mayang Tradition in Javanese Wedding Ceremony in Dusun VI, Nagur Village, Tanjung Beringin District, Serdang Bedagai Regency. Warisan Journal of History and Cultural Heritage, 5(1), 82–89. https://doi.org/10.34007/warisan.v5i1.2220
Maruf, M. I. (2025). Menelaah Hukum Tradisi Kesenian Kuda Gepang Pada Acara Pernikahan Masyarakat Banjar. Ijijel, 3(1), 188–192. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i1.906
Melinda, A., & Paramita, S. (2019). Makna Simbolik Palang Pintu Pada Pernikahan Etnis Betawi Di Setu Babakan. Koneksi, 2(2), 218. https://doi.org/10.24912/kn.v2i2.3888
Miharja, D., Mulyana, M., & Izzan, A. (2019). Islam, Ethnicity and Cultural Politics of Identity: The Religiousity of Betawi Muslim in Jakarta. Wawasan Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 4(2), 132–143. https://doi.org/10.15575/jw.v4i2.4718
Munawarah, S. (2025). Analisis Hukum Terhadap Tradisi Bamandi-Mandi Pengantin Dalam Perkawinan Adat Banjar. Ijijel, 3(1), 270–280. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i1.928
Nggiku, E. B., Lattu, I. Y. M., & Bartalis, K.-S. (2024). Adat in the Discourse of “Lived Religion”: Local Wisdom as a Model of Indigenous Religion Recognition in Indonesia. Religió Jurnal Studi Agama-Agama, 14(2), 265–288. https://doi.org/10.15642/religio.v14i2.3078
Ni’mah, D. H. (2025). Karakter Islami Berbasis Budaya Lokal. Eduthink, 6(01), 1–6. https://doi.org/10.36420/eduthink.v6i01.684
Nurhadi, Z. F., Salamah, U., & Vidiyanti, T. (2018). Etnografi Komunikasi Tradisi Siraman Pada Prosesi Pernikahan Adat Sunda. Jurnal Penelitian Komunikasi, 21(2), 101–118. https://doi.org/10.20422/jpk.v21i2.531
Nurhikmah, N., Aksa, & Mastanning, M. (2022). Integrasi Budaya Islam Dengan Budaya Lokal Dalam Upacara Pernikahan Di Desa Ummareng Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru. Rihlah Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan, 10(01), 65–87. https://doi.org/10.24252/rihlah.v10i01.42163
Pahlufianti, Y., & Suhandano, S. (2022). Peristiwa Tutur Upacara Pulang-Memulangkan Adat Melayu Sambas. Lingua Susastra, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.24036/ls.v3i1.73
Perangin-angin, R. B. B., Nababan, R., & Siahaan, P. G. (2020). Perlindungan Pengetahuan Tradisional Sebagai Hak Konstitusional Di Indonesia. Jurnal Konstitusi, 17(1), 178. https://doi.org/10.31078/jk1718
Pratiwi, C., Kinanti, I. K., Nurlita, R., & Putri, Y. V. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Adat Melayu Jambi Dalam Pendidikan Karakter: Studi Lapangan Di Desa Sungai Kerjan. Kalisa, 1(1), 44–57. https://doi.org/10.63461/kalisa.v11.28
Putra, A., & Shanaz, S. (2018). Etnografi Komunikasi Pada Upacara Pernikahan Betawi. Jurnal Ilmiah Liski (Lingkar Studi Komunikasi), 4(2), 104. https://doi.org/10.25124/liski.v4i2.1505
Salman, A., Irana, T. P., & Suri, N. (2025). Bahasa Dan Nilai Budaya Dalam Tradisi Peusijuek Pada Masyarakat Aceh Kajian Antropolinguistik. Metahumaniora, 15(2), 129–138. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v15i2.59682
Saputra, D. P. (2024). The Pengaruh Masuknya Agama Islam Terhadap Kebudayaan Melayu Jambi. Jurnal Pendidikan Sejarah, 13(2), 42–56. https://doi.org/10.21009/jps.132.03
Saputra, E., Samad, D., Gustianda, N., Itrayuni, I., Andika, E. S., Eramahi, E., & Kirin, A. (2025). Islamic Harmony in Diversity and Cross-Cultural Relations in Indonesia. Jurnal Kajian Dan Pengembangan Umat, 8(1). https://doi.org/10.31869/jkpu.v8i1.6579
Siagian, D., Ranto, R., & Saputri, R. A. (2021). Politik Identitas: Strategi Negosiasi Marga Dalam Pernikahan Amalgamasi Pada Etnis Batak Dan Melayu. Jurnal Studi Inovasi, 1(3), 80–85. https://doi.org/10.52000/jsi.v1i3.38
Sihombing, L. H. (2023). Revealing the Philosophy of Palang Pintu in Betawi’s Wedding Ceremony. Satwika Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 7(1), 126–132. https://doi.org/10.22219/satwika.v7i1.25652
Simamora, S., Lingga, Y. E. B., Pardede, N., Binneka, I., & Lubis, F. (2024). Mempertahankan Warisan Budaya: Ritual Adat Pernikahan Suku Mandailing Di Tengah Perubahan. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 2(2), 1092–1095. https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i2.4043
Sinulingga, J., & Tampubolon, F. (2020). The Meaning and Symbols of the Batak Karo Ethnic Ritual Ceremony: Study of Semiotics. Budapest International Research and Critics Institute (Birci-Journal) Humanities and Social Sciences, 3(3), 2343–2348. https://doi.org/10.33258/birci.v3i3.1182
Siregar, A., Sumantri, P., & Nababan, S. A. (2025). Peran Lembaga Adat Dan Tokoh Masyarakat Dalam Mengatur Dan Mempertahankan Praktik Pernikahan Antar Suku Mandailing Di Pijorkoling. Puteri Hijau Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(2), 109–117. https://doi.org/10.24114/ph.v10i2.66472
Siregar, F. A. (2023). Contestation of Customary and Islamic Law: Mangupa and Tuor in Horja Ritual at Tapanuli Muslim Community Wedding. Asy-Syir Ah Jurnal Ilmu Syari Ah Dan Hukum, 57(2), 231–254. https://doi.org/10.14421/ajish.v57i2.1330
Sylvia, C., Nursetiawati, S., & Dudung, A. (2022). Perubahan Tradisi Upacara Adat Pernikahan Etnis Melayu Deli Di Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Jisip (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 6(2). https://doi.org/10.58258/jisip.v6i2.2898
Symbolic Communications in the Traditional Wedding Rituals of the Banjar Ethnic Community, Indonesia. (2023). Isvs, 10(10), 154–178. https://doi.org/10.61275/isvsej-2023-10-10-11
Taufiki, M., & Badriyah, B. (2021). Al-Insij?m Bayna Al-‘Urf Wa Al-Shar?‘ah Al-Isl?miyyah F? Taql?d Ngarunghal Bi Majalengka, Ind?nisiy?. Ahkam Jurnal Ilmu Syariah, 21(1). https://doi.org/10.15408/ajis.v21i1.19779
Ulum, M. S., & Renata, M. (2023). Kegiatan Komunikasi Dalam Tradisi Nyawer Pada Pesta Pernikahan Adat Sunda. Komversal, 5(2), 159–168. https://doi.org/10.38204/komversal.v5i2.1299
Widodo, S., & Santiawan, N. (2023). Prosesi Upacara Perkawinan Tradisi Jawa Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pasupati, 9(2), 149. https://doi.org/10.37428/pasupati.v9i2.322
Wulandari, D., Nurcahyono, O. H., & Rahman, A. (2021). Revisiting Tradition-Religion Relationship in Javanese Tayub Dance: How Local Community Deals With Dilemmas. Walisongo Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 29(1), 121–140. https://doi.org/10.21580/ws.29.1.8578
Yani, A., M, M. D., HR, S. R., & Akramullah, A. H. (2024). Akulturasi Islam Dan Budaya Lokal Dalam Adat Pernikahan Masyarakat Bugis Di Sinjai. Pusaka, 12(1), 113–128. https://doi.org/10.31969/pusaka.v12i1.1472
Yani, Z. (2021). Harmonization of Tradition and Religion in Ngukus Tradition in the Community of Ujungberung, Bandung. https://doi.org/10.4108/eai.2-11-2020.2305040
Yanto, M., Raimuna, R., & Abidin, Z. (2024). Akulturasi Budaya Madura Dalam Konteks Keagamaan Berbasis Sistem Islamic Education. Darajat Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 147–157. https://doi.org/10.58518/darajat.v7i2.2857
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Roymanto Ilolu, Sutri A Salasa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





















