Fenomenologi: Karl Popper (Falsifikasi)

Authors

  • Imam Mahdi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Eva Dewi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Khotib Raja Ritonga Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.55849/attasyrih.v11i1.294

Keywords:

Epistemologi, Falsifikasi, Fenomenologi

Abstract

Artikel ini membahas pemikiran Karl Popper tentang falsifikasi dalam kerangka pendekatan fenomenologi. Tujuan utama kajian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara teori falsifikasi Popper yang menekankan bahwa kebenaran ilmiah bersifat tentatif dan harus dapat diuji melalui upaya pembuktian kesalahan dengan pendekatan fenomenologis yang berfokus pada pengalaman kesadaran dan makna subjektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka terhadap karya-karya utama Popper serta literatur fenomenologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Popper tidak secara langsung berkaitan dengan fenomenologi, pendekatan falsifikasinya dapat diletakkan dalam dialog kritis dengan prinsip-prinsip fenomenologis, terutama dalam hal keterbukaan terhadap revisi pengetahuan dan pemaknaan terhadap realitas yang senantiasa berkembang. Temuan ini membuka ruang integrasi antara epistemologi kritis dan pemahaman filosofis yang lebih reflektif dalam kajian ilmu pengetahuan.

References

Arianto, B. (2024). Editor?: Gozali (Issue December). https://doi.org/10.70310/4h056t98

Bagir, H., & Abdalla, U. A. (2020). Sains Religius, Agama Saintifik. Mizan Publishing., 449-455

Dakwah, G., & Dahlan, K. H. A. (2024). Jurnal Ekonomi dan Manajemen Jurnal Ekonomi dan Manajemen. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 6(1), 67–84.

Erianti, D., Al-Farabi, M. P., Yanti, S. D., Sari, S. F., Suratin, & Harahap, S. S. A. (2023). Epistemologi Falsifikasi Karl R Popper. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(2), 6799–6807.

Hasibuan, N. H., & Dewi, E. (2025). Fenomenologi?: Karl Popper ( Falsifikasi ) dan Dekonstruksi Jacques Derrida. 3(1), 224–238.

H. Noeng Muhadjir, Filsafat Ilmu Kualitatif dan Kuantitatif Pengembangan Ilmu dan Penelitian, (Yokgyakarta: Rake Sarasin, cet, 3, 2006), hlm. 185

Jamhari, J. (2022). Epistemologi Ilmu Pengetahuan Dalam Perspektif Karl Raimund Popper dan John Locke. C-Tiars: International Conference on Tradition and Religious Studies, 1(1), 262–271.

Komarudin. (2014). Falsifikasi Karl Popper dan Kemungkinan Penerapannya dalam Keilmuan Islam. Jurnal At-Taqaddum, 6(2), 444–465.

Nganjuk, P. D., & Yuwono, A. A. (2024). Karl Raimund Popper Terhadap Kajian. 10(2), 365–381.

Nur, I. D., Ola, S. P., & Pahmi, S. (2024). Peran Filsafat Ilmu Tentang Konsep Teori Kebenaran Ilmiah. Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan), 6(3), 262-270.

Purwosasaputro, S. (2023). Falsifikasi Sebagai Dasar Epistemologi Karl Raymund Popper Dalam Melihat Problem Ilmu Pengetahuan. Civis?: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 12(2), 103–115. https://doi.org/10.26877/civis.v12i2.16406

Riski, M. A. (2021). Teori Falsifikasi Karl Raimund Popper: Urgensi Pemikirannya dalam Dunia Akademik. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(3), 261–272.

Rondius, B. &. (2012). No Title???????????? ?????????????? ?????? ???????????? ?????????. ????????? ???????, 1–11.

Sulhatul Habibah. (2019). Paradigma Popperian: Meninjau Rasionalisme Kritis Karl Raimund Popper. DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora, Volume 6 Nomor 2, 317.

Shaleh, M. (t.t.). Kontribusi Filsafat Ilmu & Paradigma Perkembangan Ilmu Manajemen. Alauddin Press.

Saepullah, A. (2020). Epistemologi falsifikasionisme Karl R. Popper: Relevansinya bagi teologi dan pemikiran keislaman. Journal of Islamic Civilization, 2(2), 60-71.

Siregar, T. (2025). FILSAFAT ILMU. Goresan Pena.

Subekti, I., Syukri, A., Badarussyamsi, B., & Rizki, A. F. (2021). Kontribusi filsafat ilmu dalam penelitian ilmiah dan kehidupan sosial. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(3), 229-241.

Downloads

Published

2025-06-06

How to Cite

Mahdi, I., Dewi, E., & Ritonga, K. R. (2025). Fenomenologi: Karl Popper (Falsifikasi). At-Tasyrih: Jurnal Pendidikan Dan Hukum Islam, 11(1), 209–219. https://doi.org/10.55849/attasyrih.v11i1.294